PENGANTAR PERHOTELAN
Klasifikasi/Penggolongan Hotel
A. Klasifikasi
Hotel berdasarkan bintang
1. Hotel
bintang satu
Kriterianya antara lain:
- Kamar tipe standar
dengan jumlah kamar minimal 15
- Kamar mandi dalam
- Luas kamar minimal 20 meter persegi
2. Hotel bintang dua
Contoh hotel bintang dua di Kota Makassar adalah Arbor Biz Hotel yang dimana hotel bintang dua memiliki kriteria sebagai berikut :
Contoh hotel bintang dua di Kota Makassar adalah Arbor Biz Hotel yang dimana hotel bintang dua memiliki kriteria sebagai berikut :
- Jumlah kamar standar, minimum 20 kamar
- Kamar suite minimum 1 kamar
- Kamar mandi di dalam
- kamar memiliki telepon dan televisi
- Luas kamar standar, minimum 22 m2
- Luas kamar suite, minimum 44 m2
- Pintu kamar dilengkapi pengaman
- Harus ada lobby
- Tata udara dengan AC/ventilasi
- Kapasitas penerangan minimum 150 lux
- Terdapat sarana olah raga dan rekreasi
- Ruangan dilengkapi dengan tata udara dengan pengatur udara
- Memiliki Bar
3. Hotel bintang tiga
Salah satu hotel bintang tiga yang ada di Kota Makassar adalah Whiz Prime Hotel. Adapun kriteria untuk hotel bintang tiga yaitu :
Salah satu hotel bintang tiga yang ada di Kota Makassar adalah Whiz Prime Hotel. Adapun kriteria untuk hotel bintang tiga yaitu :
- Jumlah kamar standar, minimum 30 kamar
- Terdaoat minimum 2 kamar suite
- Kamar mandi di dalam
- Luas kamar standar, minimum 24 m2
- Luas kamar suite, minimum 48 m2
- Kamar memiliki Toilet sendiri
- Memiliki Sarana rekereasi dan olah raga
- Kamar dilengkapi dengan pengatur udara mekanik (AC) dengan suhu 24 0C
- Tersedia Restoran yang menawarkan hidangan diatas rata-rata pada saat sarapan, makan siang dan makan malam.
- Memiliki valet parking
4. Hotel bintang empat
Salah satu hotel bintang empat di Kota Makassar adalah Arthama Hotel. Adapun kriteria untuk hotel berbintang empat, yaitu :
- Jumlah kamar standar, minimum 50 kamar
- Memiliki minimum 3 kamar suite Kamar mandi di dalam
- Luas kamar standar, minimum 24 m2
- Luas kamar suite, minimum 48 m2
- Memiliki Lobby dengan luas minimum 100 m2
- Memiliki Bar
- Memiliki sarana rekereasi dan olah raga
- Kamar Mandi dilengkapi dengan instalasi air panas/dingin
- Memiliki Toilet Umum
5. Hotel bintang lima
Foto di atas merupakan foto dari Hotel Indonesia Kempiski atau yang dulunya Hotel Indonesia yang merupakan hotel bintang lima pertama di Indonesia yang terletak di Jakarta. Adapun kriteria dari hotel berbintang lima, yaitu :
- Jumlah kamar standar, minimum 100 kamar
- Terdapat minimum 4 kamar suite
- Memiliki kamar mandi pribadi didalam kamar
- Luas kamar standar, minimum 26 m2
- Luas kamar suite, minimum 52 m2
- Tempat tidur dan perabot didalam kamar kualitas no.1
- Terdapat restoran dengan layanan antar ke kamar selama 24 jam dalam seminggu.
- Terdapat pusat kebugaran, valet parking, dan service dari concierge dengan pengalaman matang.
B. Klasifikasi hotel berdasarkan tarif kamar (plan)
1. American Plan
Sistem perencanaan harga kamar dimana harga kamar yang dibayarkan sudah termasuk harga kamar itu sendiri ditambah dengan harga makan (meals). American Plan dibagi menjadi dua bagian, yaitu
* kamar + makan pagi + makan siang
* kamar + makan pagi + makan malam.
2. Continental Plan/Bermuda Plan
Continental plan adalah perencanaan harga kamar dimana harga kamar sudah termasuk dengan continental breakfast.
3. Europan Plan
Tamu yang menginap hanya membayar untuk kamar saja. Keistimewaannya adalah sebagai berikut:
Sistem perencanaan harga kamar dimana harga kamar yang dibayarkan sudah termasuk harga kamar itu sendiri ditambah dengan harga makan (meals). American Plan dibagi menjadi dua bagian, yaitu
- Full American Plan (FAP)
- Modified American Plan (MAP)
* kamar + makan pagi + makan siang
* kamar + makan pagi + makan malam.
2. Continental Plan/Bermuda Plan
Continental plan adalah perencanaan harga kamar dimana harga kamar sudah termasuk dengan continental breakfast.
3. Europan Plan
Tamu yang menginap hanya membayar untuk kamar saja. Keistimewaannya adalah sebagai berikut:
- Praktis, cara ini banyak digunakan oleh hotel-hotel.
- Memudahkan system billing (pembayaran saat check out).
C. Klasifikasi hotel berdasarkan ukuran dan kapasitasnya
Klasifikasi jenis hotel berdasarkan ukuran ditentukan oleh besar bangunan dengan jumlah kamar yang ada, yaitu sebagai berikut :
1) Small hotel : hotel kecil dengan jumlah kamar di bawah 150 kamar
2) Medium hotel : hotel sedang, yang terdiri dari 2 jenis, yaitu:
- Average hotel : jumlah kamar antara 150 sampai 299 kamar
- Above hotel : jumlah kamar antara 300 sampai 600 kamar
D. Klasifikasi hotel berdasarkan tipe tamu
- Family hotel, hotel untuk tamu yang menginap bersama keluarga
- Business hotel, hotel untuk tamu berupa para pengusaha
- Tourist hotel, hotel untuk tamu yang menginap berupa wisatawan, baik domestik maupun luar negeri
- Transit hotel, hotel untuk tamu yang transit (singgah sementara)
- Cure hotel, Hotel untuk tamu yang menginap dalam proses pengobatan atau penyembuhan penyakit
The Ritz Carlton, Jakarta (Family Hotel)
The Jimbaran, Bali (Business Hotel)
The Trans Luxury, Bandung (Tourist Hotel)
Jakarta Airport Hotel, Jakarta (Transit Hotel)
E. Klasifikasi hotel berdasarkan lama tamu menginap
- Transit hotel : hotel dengan lama tinggal tamu rata-rata semalam
- Semi residential hotel : hotel dengan lama tinggal tamu lebih dari satu hari tetapi tetap dalam jangka waktu pendek, berkisar dua minggu hingga satu bulan
- Residential hotel : hotel dengan lama tinggal tamu cukup lama, berkisar paling sedikit satu bulan
F. Klasifikasi hotel berdasarkan lokasi
- City hotel : hotel yang terletak di dalam kota, di mana sebagian besar yang menginap melakukan kegiatan bisnis
- Urban hotel : hotel yang terletak di dekat kota
- Suburb hotel : hotel yang terletak di pinggiran kota
- Resort hotel : hotel yang terletak di daerah wisata, di mana sebagian besar tamu yang menginap tidak melakukan usaha.
Hotel resort berdasarkan lokasinya dibagi atas beberapa jenis sebagai berikut :
- Mountain hotel : hotel yang berada di pegunungan
- Beach hotel : hotel yang berada di pinggir pantai
- Lake hotel : hotel yang berada di tepi danau
- Hill hotel : hotel yang berada di puncak bukit
- Forest hotel : hotel yang berada di kawasan hutan lindung
- Airport hotel : hotel yang terletak di daerah pelabuhan udara
Plataran Bromo, Jawa Timur (Mountain Hotel)
Bukit Daun Hotel & Resort, Kediri (Beach Hotel)
Taman Simalem Resort, Danau Toba (Lake Hotel)
Nandini Jungle Resort & Spa, Bali (Forest Hotel)
Ibis Budget Surabaya, Surabaya (Airport Hotel)
G. Klasifikasi hotel berdasarkan aktivitas tamu
- Sport hotel : hotel yang berada pada kompleks kegiatan olahraga
- Ski hotel : hotel yang menyediakan area bermain ski
- Conference hotel : hotel yang menyediakan fasilitas lengkap untuk konferensi
- Convention hotel : hotel sebagai bagian dari komplek kegiatan konvensi
- Pilgrim hotel : hotel yang sebagian tempatnya berfungsi sebagai fasilitas ibadah.
- Casino hotel : hotel yang sebagian tempatnya berfungsi untuk kegiatan berjudi
Athletes Village Kemayoran, Jakarta (Sport Hotel)
Hakuba Kortina, Italia (Ski Hotel)
Indonesia Kempinski, Jakarta (Conference Hotel)
Aston Makassar Hotel & Convention, Makassar (Convention Hotel)
Raffles Makkah Palace, Arab Saudi (Pilgrim Hotel)
Eastside Cannery, Las Vegas (Kasino Hotel)
H. Klasifikasi hotel berdasarkan lama operasional
- Residential Hotel adalah hotel yang dibangun dan disewakan untuk tamu yang ingin menginap dalam kurun waktu 1 bulan ataupun lebih dan dimana kebanyakan disewa oleh 1 keluarga. Hotel tipe ini biasana sudah dilengkapi dengan fasilitas seperti di rumah.
- Transient Hotel adalah hotel yang dibangun dan disewakan kepada tamu yang ingin menginap hanya untuk beberapa hari bahkan jam.
I. Klasifikasi hotel berdasarkan kepemilikan
- Independent Hotels, Hotel jenis ini pada umumnya tidak mempunyai hubungan kepemilikan atau pada pengelolaanya tidak berinduk pada perusahaan lain, yang biasanya hotel-hotel kecil milik keluarga dan dikelola tanpa mengikuti prosedur maupun pengoperasian tertentu dari orang lain.
- Chain Hotels, Hotel-hotel yang tidak berdiri sendiri ciri khasnya adalah bahwa hotel ini mempunyai hubungan dalam kepemilikan dan cara pengelolaannya dengan perusahaan lainya. Bentuk hubungan kerja sama ini ada 4 macam yaitu
- Perusahaan Induk (Parent Company), Perusahaan induk adalah hotel-hotel yang berada dibawah kepemilikan perusahaan lain atau merupakan unit perusahaan tersebut. Induk perusahaan akan memberikan patokan cara-cara mengelola dan kebijakan-kebijakan atas hotel-hotel yang dimilikinya. Perusahaan Chain Hotels yang terkenal di dunia adalah Hilton International Inc., Intercontinental Hotels, Hyatt Intercontinental, The Ritz Carlton, Four Seasons dan lain-lain.
- Kontrak Manajemen (Management Contract), hotel-hotel yang memisahkan antara kepemilikan dengan pengelolaannya. Pemilik hotel membeli jasa pengelolaan dari perusahaan lain dengan membayar sejumlah uang sesuai dengan perjanjian sebelumnya. Contoh: Hilton dan Sheraton yang menawarkan jasa demikian berdasarkan kemampuan pengalaman mereka dalam industri.
- Waralaba (Franchise), Suatu bentuk kerja sama dalam hal pengelolaan. Pemilik hotel mengelola hotelnya dengan memakai cara atau pola yang diciptakan serta dikembangkan oleh perusahaan atau hotel-hotel lainya. Dengan kata lain, pemilik "membeli" cara cara atau resep pengoperasian dari perusahaan lain, misalnya Nikko Jakarta, Hotel Ciputra.
- Kelompok Referal (Referal Group), Suatu bentuk gabungan hotel yang berdiri sendiri (independent) untuk tujuan bersama seperti dalam hal pemasaran, sistem pemesanan kamar, dan lain-lain yang dianggap akan lebih menguntungkan apabila hal ini dilakukan bersama-sama tanpa harus mengubah sifat kepemilikannya. Kelompok yang sejenis ini dan terbesar di dunia adalah Best Western International di Amerika Serikat.
J. Klasifikasi hotel berdasarkan lama buka hotel dalam setahun
- Full Lenght Operation Hotel, hotel yang beroperasi 365 hari dalam setahun, 30 hari dalam sebulan, tujuh hari dalam seminggu, dan 24 jam dalam sehari. Tidak pernah tutup atau libur. Tidak ada hari khusus yang memungkinkan operasional hotel diliburkan sejenak, terkecuali ada peristiwa yang bersifat force majeure, bangkrut, direnovasi, dan keadaan darurat.
- Seasonal hotel beroperasi hanya pada saat tertentu saja. Kadang buka penuh dan berfungsi sebagai sarana akomodasi yang juga menyediakan makanan serta minuman, tetapi sekali waktu juga tutup. Contohnya adalah hotel di pegunungan es di Swiss. Pada musim orang bermain ski, banyak hotel dan penginapan bermunculan. Namun bila saat musim main ski berakhir, fungsi hotel dan penginapan tidak ada lagi.
K. Klasifikasi hotel berdasarkan tarif hotel
- Hotel ekonomi, hotel dengan tarif relatif murah
- Hotel medium/first class, hotel dengan tarif sedang
- Deluxe hotel, hotel dengan tarif yang mahal














































